Cilegon — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon mengirimkan satu personel logistik untuk memperkuat dukungan operasional di Gudang Darurat PMI Pusat, Jakarta, dalam rangka respon bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Penugasan ini merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan resmi yang diterima PMI Kota Cilegon dari Biro Sarana dan Prasarana (Sarpras) PMI Pusat pada 24 Januari 2026, yang menyampaikan kebutuhan personel logistik dengan kriteria alumni pelatihan logistik serta memiliki kompetensi dan sertifikat di bidang logistik.
Personel PMI Kota Cilegon yang ditugaskan memenuhi kriteria tersebut dan selanjutnya bergabung bersama personel PMI dari berbagai daerah lainnya untuk mendukung pengelolaan logistik kemanusiaan, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Penugasan dilaksanakan selama ±14 hari, terhitung mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2026, dan akan diperpanjang sesuai kebutuhan serta perkembangan situasi bencana di lapangan.
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk komitmen PMI Kota Cilegon dalam mendukung respon kemanusiaan secara nasional.
“PMI Kota Cilegon menindaklanjuti permintaan resmi dari PMI Pusat dengan menugaskan personel yang memiliki kompetensi dan sertifikasi logistik. Hal ini penting agar dukungan yang diberikan benar-benar efektif dan sesuai standar operasional kebencanaan PMI,” ujar Ujang Samsul.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan personel PMI Kota Cilegon dalam penugasan lintas wilayah juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya serta penguatan sinergi antar-PMI di seluruh Indonesia.
Melalui penugasan ini, PMI Kota Cilegon berharap dapat berkontribusi optimal dalam memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.terangnya.***