Agam — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon memberikan bimbingan teknis (bimtek) penggunaan alat water treatment kepada relawan PMI Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebagai upaya peningkatan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
Bimbingan teknis ini merupakan tindak lanjut dari penyaluran bantuan water treatment plant (WTP) dari PMI Kota Cilegon kepada PMI Kabupaten Agam yang bersumber dari donasi PT. Krakatau Posco, pada tanggal 13 Januari 2026 lalu. Materi bimtek meliputi pengenalan alat, tata cara pengoperasian, perawatan dasar, serta penerapan langsung di lapangan.
Divisi Penanggulangan Bencana PMI Kota Cilegon, Alim, didampingi tim Dedi Ali Yusuf dan Mislah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan relawan PMI Kabupaten Agam mampu mengoperasikan alat water treatment secara optimal dan aman.
“Bimbingan teknis ini penting agar relawan dapat mengoperasikan alat secara tepat sehingga pelayanan air bersih bagi masyarakat terdampak dapat berjalan maksimal,” ujar Alim, Jum'at (16/01/2026).
Sementara itu, anggota tim PMI Kota Cilegon, Dedi Ali Yusuf, mengaku senang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada relawan PMI Kabupaten Agam. Ia menyampaikan bahwa pengalaman tersebut sangat relevan dengan tugas kemanusiaan yang baru saja dijalaninya.
“Saya merasa senang bisa berbagi pengalaman kepada rekan-rekan relawan. Bulan lalu saya ditugaskan sebagai tim WASH PMI di Aceh Timur, sehingga pengalaman tersebut dapat langsung diterapkan dan dibagikan dalam bimtek ini,” ungkap Dedi.
Usai pelaksanaan bimbingan teknis, alat water treatment tersebut langsung digunakan untuk pelayanan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PMI Kota Cilegon dalam memperkuat respons kebencanaan serta meningkatkan sinergi dan kapasitas antar-PMI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.terangnya.***