PMI SALURKAN 1.135 NASI BUNGKUS KEPADA KORBAN BANJIR

PMI SALURKAN 1.135 NASI BUNGKUS KEPADA KORBAN BANJIR
CILEGON.- Ribuan rumah di lima wilayah kecamatan di Kota Cilegon dikepung banjir. Lokasi terparah dengan ketinggian rata-rata sepinggang orang dewasa terjadi di Kecamatan Ciwandan, Jombang dan Cibeber, Rabu dan Kamis (31/12 - 1/1).

Banjir terjadi akibat hujan yang mulai deras pada Rabu (31/12) pukul 01.00 WIB. Akibat tingginya intensitas curah air hujan, dalam beberapa jam saja sejumlah wilayah sudah terendam air setinggi pinggang orang dewasa. Tim Satuan Penanggulangan Bencana (Satgana) PMI Kota Cilegon, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Kampung Siaga Bencana (KSB) Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas)/Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kota Cilegon langsung merespon bencana dengan melakukan asesmen di sejumlah titik lokasi.

“Sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, tim  PMI dan Tagana melakukan asesmen tersebar ke sejumlah titik lokasi. Bahkan di beberapa lokasi tim melakukan evakuasi beberapa warga yang sudah terjebak banjir di Lingkungan Kebanjiran, Kecamatan Ciwandan,” kata Ketua PMI yang juga Sekretaris Daerah Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis didampingi Kepala Badan Kesbang Linmas, Suparman saat dikonfirmasi, Rabu (31/12).

Dijelaskan, akibat luapan air yang menggenangi jalan raya, upaya asesmen tim terkendala macet, terutama di jalur Ciwandan-Anyer. “Baru sekitar pukul 19.30 WIB, Satlak PB, Tagana dan PMI Kota Cilegon melakukan rapat koordinasi di Markas PMI Kota Cilegon. Sementara tim KSB stand by di masing-masing titik bencana,” katanya.

Dari hasil asesmen, lanjut Lubis, sekitar 540 jiwa membutuhkan makanan siap saji. Saat itu juga, PMI dan Tagana menyebarkan relawannya untuk memesan nasi bungkus di sejumlah warung makan.

“Sampai pukul 21.00 WIB sebanyak 360 nasi bungkus langsung didistribusikan ke Link Kebanjiran, Tegal Buntu dan Kalodran. Distribusi dibantu tim KSB. Di lokasi Tegal Buntu sebanyak 45 mengungsi di mushola setempat. Puluhan nasi bungkus lainnya didistribusikan ke Cibeber,” tuturnya.

Untuk memenuhi kebutuhan lainnya, Tim PMI dan Tagana Dinsos Kota Cilegon membuka dapur umum sekitar pukul 22.00 WIB hinggga Kamis (1/1) sekitar pukul 09.00 WIB. “Lokasi dapur umum di dua tempat, yakni di Markas PMI Kota Cilegon dan Kantor Dinsos. Paginya sekitar pukul 07.30 WIB dan 10.00 WIB, Relawan PMI distribusi bantuan makanan siap saji ke Tegal Buntu sebanyak 100 bungkus sedangkan Tagana ke Kubangsari sebanyak 300 bungkus. Info dari KSB ada bantuan sebanyak 200 bungkus nasi dari PT. Krakatau Bandar Samudera,” tandas Lubis lagi.

Kamis (1/1) sekitar pukul 08.00 WIB, PMI Cilegon mendapatkan laporan terjadi banjir di Kranggot dan Link Sukmajaya Kecamatan Jombang. Info tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim PMI dan Tagana langsung mengirimkan makanan siap saji sebanyak 350 bungkus.

Tinjau Dua Lokasi
Sekitar pukul 11.00 WIB, Lubis yang didampingi Pengurus PMI Kota Cilegon, Ujang Syamsul, Hj. Retno Windarwati, Kepala Markas, Nurwarta Wiguna dan Anggota Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Kota Cilegon, H. Abduh mengunjungi lokasi banjir di Link Sukmajaya dan langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah seorang korban banjir.

Dari Link Sukmajaya, Sekda Kota Cilegon dan rombongan dipanndu Lurah Sukmajaya melanjutkan peninjauan ke Kali Tumpang (Nyi Kambang), Kelurahan Sukmajaya. Di lokasi Rombongan disambut Camat Jombang.

Selang beberapa menit, Walikota Cilegon, Tb. H. Imam Ariadi tiba di lokasi yang sama. Di lokasi tersebut, Walikota langsung berdialog dengan aparatur di Jombang, Kelurahan Sukmajaya, RT/RW setempat dan Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Cilegon, Retno untuk melakukan upaya cepat penanggulangan banjir.***
Bagikan :