• PMI Kota Cilegon
  • 0254 394 617
  • Perumnas Cibeber Kencana, Kota Cilegon-43221
  • 0254 394 617

PMI IKUTKAN 568 RELAWAN SPESIALISASI DALAM RAKORNAS PB TAHUN 2020

BOGOR.- Dalam Membangun komitmen dan kesadaran kolektif bahwa bencana adalah urusan bersama serta mengajak semua pihak (pentahelix) untuk mendiskusikan tantangan dan solusi dalam penanggulangan bencana di Indonesia, hari ini Selasa (4/2/2020) Palang Merah Indonesia (PMI) ikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana (PB) yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Sentul International Convention Center.

Dalam Rakor PB Tahun 2020 ini, Hadir Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. H. Joko Widodo, Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo, Kapolri Jendral Idham Aziz, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Daerah, Kalak BPBD Provinsi dan Kabupaten Kota Serta instansi lainnya. PMI memobilisasi 568 Relawan Spesialisasi dari 3 Provinsi Banten, DKI dan Jawa Barat untuk berpartisipasi bersama 10000 Relawan dari berbagai organisasi Kemanusiaan yang terlibat dalam penanganan bencana.

Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo yang turut hadir dalam Rakor tersebut dalam arahannya menyampaikan beberapa point diantaranya:

1. Pertama, seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama, bersinergi untuk upaya pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah perlu melakukan pengendalian tata ruang berbasis pengurangan risiko bencana. Sigap terhadap potensi ancaman bahaya sesuai dengan karakteristik wilayah, baik geologi, vulkanologi, limbah, hidrometeorologi, biologi, pencemaran lingkungan.⁣ ⁣ ⁣

2. Kedua, setiap gubernur, bupati dan walikota harus segera menyusun rencana kontinjensi termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat betul-betul dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas. ⁣⁣
⁣⁣
3. Ketiga, penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif, ‘Pentahelix’ yaitu kolaborasi antara unsur pemerintah, akademisi dan peneliti, dunia

4. Keempat, Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumberdaya manusia yang handal dalam penanggulangan bencana, penataan kelembagaan yang mumpuni, termasuk program dan anggaran yang harus ditingkatkan sesuai prioritas RPJMN 2020-2024.⁣⁣
⁣⁣
5. Kelima, Panglima TNI dan Kapolri untuk turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukum. Pengerahan dan dukungan secara nasional hingga ke tataran daerah yang dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah pusat dan daerah;⁣⁣
⁣⁣
Pada satu hari sebelumnya (3/2) seminar nasional diselenggarakan dari enam panel tersebut. Seminar yang menghadirkan para narasumber dengan berbagai institusi ini membahas enam tema utama, yaitu (1) Manajemen Kebencanaan; (2) Ancaman Geologi dan Vulkanologi (Gempa Bumi, Tsunami, Likuifaksi, Erupsi Gunungapi); (3) Ancaman Hidrometeorologi (Kekeringan, Karhutla, dan Perubahan Iklim); (4) Ancaman Hidrometeorologi (Banjir, Banjir Bandang, Tanah Longsor, Puting Beliung, Abrasi); (5) Ancaman Limbah dan Kegagalan Teknologi; serta (6) Sosialisasi Katana dan Edukasi Kebencanaan.⁣⁣
⁣⁣
Rakornas PB 2020 ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu diselenggarakan BNPB untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, serta para pemangku kepentingan terkait guna membahas tantangan dan mendapatkan rumusan kebijakan serta strategi penanggulangan bencana yang lebih baik di masa depan.⁣⁣***

Leave A Comment