RELAWAN PMI DIRIKAN TENDA LAPANGAN UNTUK SEKOLAH MADRASAH IBTIDAIYAH

Pendirian Sekolah Lapangan oleh Relawan PMILEBAK.- Palang Meerah Indonesia (PMI) Lebak dan Cilegon dirikan Sekolah Lapangan di Kampung Seupang, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Minggu (05/01/2020), karena salah satu sekolah di lokasi tersebut telah lenyap terbawa arus banjir bandang pada 01/01/2020. Pendirian Sekolah Lapangan tersebut merespon permohonan para tokoh masyarakat dan beberapa guru, agar pada Senin (06/01/2020) Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan, meski darurat.
Berdasarkan hasil asesmen tim Relawan PMI, jumlah siswa dari sekolah yang hanyut (Madrasah Ibtidaiyah Mathlaul Anwar) sebanyak 49 orang (L=22, P=27) dari kelas 1 sampai 6. Para siswa tersebut adalah korban banjir bandang, mereka saat ini tidak memiliki tempat tinggal.
Kepala MI Mathlaul Anwar, Sudrajat, S.Pdi menyambut baik bantuan dari PMI Lebak dengan mendirikan sekolah lapangan. Senada juga dikatakan Pengurus Daerah Mathlaul Anwar, Muhammad Hafid atas didirikannya sekolah lapangan untuk siswa MI MA di Seupang.
Sekretaris PMI Lebak, Martajaya didampingi Kepala Markas, Aang Mulyana menyatakan, Senin (06/01/2020) sekolah lapangan akan mulai digunakan. "Alhamdulillah, tokoh masyarakat di sini, Pak Bubun menyediakan lahannya untuk didirikan sekolah lapangan yang hanya menggunakan tenda regu dengan alas dari terpal. Saat ini kami tengah meminta bantuan dari PMI Cilegon untuk alas palet, karena kondisi tanah becek, apalagi jika turun hujan," katanya.
Sementara itu, Kepala Markas PMI Cilegon, Nurwarta menyatakan guna mendukung kegiatan KBM di sekolah lapangan, Staf Markas dan KSR PMI Cilegon mendonasikan Meja lipat dan buku dan alat tulis kepada PMI Lebak. Bantuan diserahkan pada Sabtu malam Minggu (04/01/2020).***

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…