PMI CILEGON DIRIKAN PERPUSTAKAAN DI HUNTARA PALINGPING-TUNGGALJAYA

Serah Terima PerpustakaanPANDEGLANG.- Anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Inggi Hidayatullah didampingi Kepala Markas PMI Kota Cilegon, Nurwarta Wiguna, Sabtu (27/04/2019) menyerahkan kunci lemari dan sejumlah buku kepada warga Hunian Sementara (Huntara) Kampung Palingping, Desa Tunggaljaya, Alus Susilawati.


Penyerahan kunci lemari dan buku tersebut merupakan simbol mulai berdirinya Perpustakaan yang diberi nama Sumur Bangkit yang menempati musholla di Huntara tersebut.


“Pendirian Perpustakaan Sumur Bangkit ini digagas oleh Anggota SIBAT Kertajaya yang saat ini tengah merintis usaha cetak Pin/Bros dan gantungan kunci. Keuntungan dari penjualan produk tersebut kami sisihkan untuk mendirikan perpustakaan di Huntara yang ada di kecamatan Sumur,” kata Inggi.


Ditegaskan, dalam dua minggu terakhir, anggota SIBAT Tunggaljaya mendapat order ribuan Pin dan Gantungan Kunci.

“Kebanyakan pemesan adalah dari warga Sumur, Cimanggu dan Cibaliung. Kami menjual Pin dan Gantungan Kunci seharga Rp. 3.000 per buah. Dari harga tersebut, sebesar Rp. 1.000 didonasikan untuk membangun perpustakaan yakni untuk pengadaan buku, lemari dan perlengkapan lainnya,” tandasnya.


Kepala Markas PMI Kota Cilegon, Nurwarta Wiguna menyatakan, pada program Masa Pemulihan Pasca Tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, PMI Kota Cilegon telah membentuk anggota SIBAT di Desa Kertajaya dan Tunggaljaya. Para anggota SIBAT yang kebanyakan usia muda itu diberi pelatihan kebencanaan (Kesiapsiagaan danTanggap Darurat Bencana).


“Dari beberapa pelatihan, anggota SIBAT Kertajaya tersebut kami latih keterampilan usaha, salah satunya yakni mencetak Pin/Gantungan Kunci dan Cetak Foto agar kelak mereka bisa mendanai secara mandiri kegiatan pada masyarakat,” ujarnya.


Ternyata, tambah Nurwarta, hanya dalam satu minggu anggota SIBAT Kertajaya ini sudah bisa mencetak Pin, Gantungan Kunci dan Foto. “Kemudian mereka mulai melakukan kegiatan promosi usaha tersebut kepada warga sekitar dan hasilnya banyak yang memesan,” katanya.


Dia berharap, kegiatan usaha SIBAT tersebut bisa terus berkembang sehingga mereka nantinya bisa memberikan pelayanan kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana kepada masyarakat lainnya secara mandiri.***

 

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…