DINDIK & PGRI KOTA CILEGON DONASIKAN RP. 300 JUTA

CILEGON.- Keluarga besar Dinas Pendidikan (Dindik) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Cilegon, Senin (22/10/2018) menyalurkan donasi untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) sebesar Rp. 300 juta. Bantuan tersebut masing-masing diserahkan oleh Kepala Dindik Kota Cilegon, Muhtar Gojali (Rp. 150 juta) dan Ketua PGRI Kota Cilegon, H. Wandi Wahyudin (Rp. 150 juta)kepada Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis.

“Bantuan yang kami himpun ini dari para pegawai, guru serta siswa dan para orangtua sebagai wujud kepedulian kami untuk membantu meringankan beban masyarakat di Sulteng yang tengah ditimpa musibah,” kata Kadindik Cilegon.

Muhtar juga mengungkap terima kasih kepada seluruh keluarga besar Dindik dan PGRI Kota Cilegon yang dengan ikhlas telah menyisihkan rejekinya untuk disumbangkan bagi korban gempa dan tsunami Sulteng. “Semoga, dicatat sebagai amal soleh, dan kita semua dijauhkan dari marabahaya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI, Wandi Wahyudin menegaskan, selain menyerahkan donasi, pihaknya juga ingin bersilaturahim dengan jajaran Pengurus, Staf dan Relawan PMI Kota Cilegon dan diharapkan ke depan bisa menjalin kemitraan terkait pelayanan kemanusiaan. “Kami sangat mendukung aksi nyata PMI Cilegon yang selama ini makin eksis menjalankan misi kemanusiaan, tidak hanya di dalam, tapi juga di luar daerah. Kami sangat senang untuk bisa bersama-sama para relawan melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” ungkapnya.

Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis menyatakan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kepedulian keluarga besar Dindik dan PGRI Kota Cilegon beserta para siswa dan orangtua atas donasinya untuk korban gempa & tsunami di Sulteng. “Insya Allah dalam waktu dekat ini, bantuan dalam bentuk uang maupun barang, baik pangan maupun non-pangan akan segera disalurkan ke Sulteng,” ujarnya.

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…