SEKRETARIS & KEPALA MARKAS EVALUASI KINERJA PELATIH PMR

CILEGON.- Sekretaris dan Kepala Markas PMI Kota Cilegon, Sabtu (20/10/2018) mengevaluasi kinerja para pelatih Palang Merah Remaja (PMR) dari anggota Korps Sukarela (KSR). Tujuannya untuk mendapatkan input dari para pelatih yang nantinya bisa dijadikan bahan masukan untuk Musyawarah Kerja (Muker) tahun 2018.

Rapat evaluasi diawali dengan pengantar yang disampaikan Kepala Markas, Nurwarta Wiguna dan selanjutnya pengarah dari Sekretaris, Ujang Syamsul. Acara tersebut dihadiri Koordinator Forum Pembinan dan Pelatih (Forbinlat) PMR, Wenny Purnama Ningrum dan Pengurus Forum Palang Merah Remaja Indonesia (Forpis).

"Hari ini, pengurus dan markas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para anggota KSR yang menjadi pelatih/fasilitator PMR. Berapa bulan ini, Kepala Markas melakukan monitoring ke beberapa unit PMR tingkat Madya dan Wira. Hasil, ada beberapa hal di lapangan yang perlu segera diluruskan. Salah satunya mengenai masih adanya kesalahan dalam penggunaan logo PMI yang digunakan pada materi Komunikasi, Informasi dan Edukasi atau KIE. Kedua, belum semua pelatih atau fasilitator yang mengirimkan laporan kegiatan latihan kepada markas," ujar Nurwarta.

Dalam rapat tersebut, kepala markas meminta kepada para pelatih untuk mengkonsultasikan dahulu berbagai desain KIE yang akan dicetak kepada markas, sebelum digunakan pada acara/kegiatan PMR. "Minimal desainnya di share dahulu ke Staf Organisasi Markas PMI Kota Cilegon, jika dinyatakan sudah sesuai Pedoman Indentitas Organisasi, silakan dicetak atau diperbanyak," tandasnya.

Sementara, untuk mempercepat pelaporan kegiatan PMR dari sekolah ke Markas, PMI Kota Cilegon telah menyiapkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Terpadu (SIMPADU) Perencanaan dan Pelaporan PMI atau Planning, Monitoring, Evaluating dan Reporting (PMER) yang didalamnya ada manajemen PMR. "SIMPADU PMER ini akan dibawa ke Muker untuk disepakati dan disahkan sebagai media perencanaan dan pelaporan berbasis online oleh PMI dan juga Unit PMR," ungkap kepala markas.

Untuk itu, kepala markas meminta kepada Koordinator Forbinlat PMR mengagendakan pertemuan dengan para pembina menindaklanjuti rapat evaluasi guna membahas detil konten/isi dari SIMPADU PMER untuk kategori Manajemen PMR. "Markas meminta waktu luang dari pembina PMR se-Kota Cilegon untuk menggelar rapat kerja, guna menyempurnakan aplikasi SIMPADU PMER," pungkasnya.

Koordinator Forbinlat PMR, Wenny Purnama Ningrum, sangat menyambut baik kehadiran aplikasi SIMPADU PMER yang sudah diinisiasi markas sejak tahun 2017 lalu. "Secara umum, kami sudah mengetahui isi dari aplikasi ini dan saat ini, Alhamdulillah perkembangannya sudah meningkat dan bahkan akan siap dibawa ke Muker untuk ditetapkan sebagai media dalam penyusunan perencanaan dan pelaporan PMI," kata Wenny.

Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Syamsul yang menyampaikan arah pada sesi penutup mengharapkan agar para anggota KSR yang menjadi pelatih PMR untuk tetap menjaga nama baik PMI. Pengetahuan dan keterampilan mereka harus ditingkatkan dengan sering melakukan kegiatan pelatihan bersama, baik di internal PMI Cilegon, juga dengan PMI Kabupaten/Kota lainnya di Banten.

"Para pelatih saat ini dituntut juga untuk melakukan inovasi dalam memberikan pengetahuan dan keterampilan ke-PMR-an kepada siswa, agar kegiatan PMR makin banyak diminati siswa. Yang penting tidak keluar dari pedoman Manajemen PMR," tandasnya.***

We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…