PMI CILEGON SALURKAN BANTUAN KE SULTENG

CILEGON.-  Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakinm Lubis didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, H. Encep Nurdin, Sekretaris, Ujang Syamsul dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Rasmi Widiani, Selasa (09/10/2018) melepas tim yang diberangkatkan untuk membawa bantuan berupa pangan dan sandang untuk disalurkan kepada korban bencana gempa & tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Sejak beberapa hari ini, sejumlah masyarakat, baik perorangan maupun organisasi menitipkan bantuan kepada PMI Kota Cilegon untuk Sulteng.  bantuan yang dikirim hari ini adalah 10 karung beras, 5 dus minyak goreng kemasan 1 Liter, 2 dus gula putih, 28 dus mie instan, 2 dus kopi instan, 2 dus makanan ringan, 2 dus popok bayi, 45 karung pakaian layak, termasuk pakaian dalam, mukena untuk anak-anak dan dewasa," kata Lubis.

Meski jumlahnya belum begitu banyak, tambah Lubis, PMI Kota Cilegon mendistribusikan langsung bantuan tersebut. Karena pada Rabu (10/10/2018), PT Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni), akan memberangkatkan seluruh bantuan dari masyarakat, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya ke Sulteng melalui Pelabuhan Tanjung Priuk.

"Informasi itu kami dapat hari Senin, dan setelah bermusyawarah dengan sejumlah pengurus, bantuan berupa sandang dan pangan itu kami titipkan melalui PT Pelni," tandasnya.

Lubis juga menginformasikan, bantuan dalam bentuk uang tunai yang saat ini telah masuk melalui rekening atas nama PMI Kota Cilegon maupun yang diserahkan langsung ke markas berjumlah Rp. 44.122.200,-. "Semua donasi dalam bentuk uang sudah kami rekap hari ini berjumlah Rp. 44 juta lebih. Totalnya akan bertambah lagi, karena PMI Kota Cilegon terus membuka Pos Peduli Sulteng dan nanti secara bertahap, uang tersebut akan disalurkan langsung atau dengan cara ditransfer melalui PMI Sulteng.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Syamsul yang menghantar langsung bantuan tersebut ke Tanjung Priuk menyatakan, setelah dimasukkan ke dalam kapal, dirinya langusng berkoordinasi dengan salah satu Staf Logistik PMI Pusat untuk memastikan bantuan itu nantinya sampai dan diterima serta didistribusikan di sana.

"Kebetulan di Pelabuhan Tanjung Priuk tadi, kami bertemu dengan Staf Logistik PMI Pusat dan langsung melakukan koordinasi. Kami juga meminta informasi tentang jadwal kapal yang akan berangkat berikutnya dengan membawa bantuan dalam bentuk barang," tukas Ujang yang didampingi Kepala Markas, Nurwarta Wiguna, Staf Bidang Penanggulangan Bencana, Pelayana Kesehatan dan Sosial (PB & Yankessos), Alim, Staf Bidang Organisasi, Ade Syaifullah dan Staf Logistik BPBD Cilegon, Sururi.

Ujang juga menambahkan, untuk ke depan, PMI Kota Cilegon tidak akan menerima bantuan dalam bentuk pakaian layak. Selain karena sudah ada keputusan dari Tim Terpadu di Sulteng, juga karena bantuan jenis tersebut masih banyak, bahkan menumpuk. "Bantuan yang diharapkan berupa uang tunai, jenis pangan atau makanan, minuman dan popok untuk bayi dan jenis lainnya, kecuali pakaian layak," paparnya.***

 

 

 

 

Top
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…